Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Anugerah dan Bencana Rempah Indonesia

 

Sejak dulu Nusantara (Indonesia) terkenal akan kekayaan sumber daya alam yang dimilikinnya. Dari hasil laut, perkebunan, pertanian, pertambangan, dsb, semuanya ada di tanah yang makmur dan sentosa ini. Kekayaan sumber daya alam yang dimiliki Nusantara memicu kedatangan bangsa-bangsa barat. Para penjelajah dunia mencari pusat rempah-rempa hingga mengelilingi dunia dan akhirnya menemukan pusat rempah-rempah yang ternyata ada di Nusantara. 

Pencarian pusat rempah-rempah menumbuhkan berbagai ilmu pengetahuan alam di Barat. Mereka mendirikan lembaga riset untuk penjelajahan, mempersiapkan armada untuk berlayar, bahkan sistem ekonomi modern mereka terapkan untuk dapat mencapai pusat rempah-rempah. 

Kekayaan alam yang dimiliki oleh Nusantara menjadi anugerah sekaligus bencana. Menjadi anugerah karena dengan melimpahnya sumber daya alam, komoditi penduduk pribumi banyak diminati oleh orang-orang Eropa. Rempah-rempah mempunyai fungsi yang amat vital bagi bangsa Eropa, yaitu sebagai penghangat tubuh pada musim dingin dan dijadikan bahan-bahan dapur. Semakin tingginya permintaan pasar terhadap rempah-rempah, maka masyarakat Nusantara mendapat hikmah berupa semakin meluasnya ladang dan perkebunan yang digunakan untuk menanam rempah-rempah. Perekonomian perkebunan mengalami kenaikan karena komoditi mereka sangat diminati oleh pasar. 

Namun, kekayaan alam yang dimiliki oleh Nusantara akan menjadi bencana ketika hal tersebut memicu kedatangan-kedatangan bangsa Barat. Atas dasar motif ekonomi, bangsa Barat merusak tatanan yang sudah ada di masyarakat Nusantara. Mereka memberlakukan ekploitasi alam, tanam paksa, dan sistem perkebunan kapitalistik yang tidak sedikit akibat kebijakan-kebijakan tersebut menuai banyak kecaman dan pemberontakan dari penduduk pribumi. Bahkan Belanda membentuk kongsi dagang (VOC) untuk memonopoli perdagangan di Nusantara, faktor perdagangan sekaligus politik digunakan untuk mengambil kekayaan alam Nusantara. 

Akibat dari masuknya bangsa Barat ke Nusantara, masyarakat pribumi tidak mempunyai kuasa atas lahannya sendiri. Para raja sudah bekerjasama dengan pihak asing dan yang menjadi korbannya adalah masyarakat pribumi yang harus mengeluarkan tenaganya untuk memenuhi kebutuhan pasar Eropa.

Posting Komentar untuk "Anugerah dan Bencana Rempah Indonesia"