Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Islam di Indonesia: Islam Nusantara

Dapat dikatakan bahwa umat Islam di Indonesia merupakan yang terbesar di dunia. Masuknya Islam keIndonesia melalui percampuran kultur budaya pada masyarakat sehingga masyarakat dapat dengan mudah menerimanya. Tokoh yang menjadi figur dalam penyebaran Islam di Indonesia: Wali Sanga.

Tentang adanya Islam Nusantara di Indonesia sering mendapat berbagai kecaman dari Islam ekstrimis, padahal maksud dari Islam Nusantara adalah  Islam yang ada di Indonesia dari dulu hingga sekarang yang diajarkan oleh Wali Sanga. Islam yang dikembangkan di Indonesia ini dipelihara melalui jaringan para ulama Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) yang keilmuannya sangat mendalam dalam kehidupan masyarakat dan sanad keilmuannya hingga Nabi Muhammad Saw.


Islam yang ada di Indonesia berbeda dengan Islam yang ada di Arab, meskipun keduanya menganut agama yang sama tapi antara Indonesia dan Arab mempunyai ke-khasan budaya masing-masing. Orang-orang Arab memakai jubah dalam trend pakaiannya: Nabi Muhammad dan Abu Jahal juga memakai jubah. Di Indonesia trend pakaian yang berkembang dari dulu hingga sekarang: sarung dan peci. Bukan berarti perbedaan dalam berpakaian dapat mengaburkan makna ke-Islaman.


Umat Islam di Indonesia sangat meneladani kepribadian Nabi Muhammad Saw., yaitu menghargai tradisi setempat. Nabi Muhammad dalam berpakaian menghargai tradisi di Arab begitu juga sebaliknya di Indonesia. Jadi jangan kaget ketika melihat adanya akulturasi budaya antara Hindu-Islam di Nusantara. 


Dewasa ini, Indonesia menjadi cermin bagi negara-negara Islam di dunia. Di Timur Tengah yang sedang disibukkan dengan peperangan antar umat muslim menjadikan seseorang semakin fobia dengan Islam. Islam yang seharusnya mencerinkan Rahmatan lil alamin berubah makna menjadi Islam La’natan lil alamin.  Indonesia dengan mayoritas masyarakat beragama Islam dapat menjadi contoh kepada dunia, bahwa Islam itu Rahmatan lil alamin. Islam Nusantara memiliki wajah mencolok sekaligus meneguhkan nilai-nilai harmoni sosial dan toleransi dalam kehidupan masyarakatnya. Ajaran Islam yang penuh rahmat dapat diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat.


Islam Nusantara yang penuh teduh dan damai dapat menjadi solusi bagi peradaban dunia yang penuh sesak dengan kemelut peperangan yang tak ada habis-habisnya. Model Islam Nusanta dapat ditawarkan kepada dunia dalam upaya mencapai perdamaian dunia.



Referensi
Nafi, Zidni. 2019. Cinta Negeri Ala Gus Mus. Tanggerang: Penerbit Imania.

Posting Komentar untuk "Islam di Indonesia: Islam Nusantara"